Besok, Harga Daging Akan Melonjak

Editor: Indotema.com
[caption id="attachment_3243" align="alignnone" width="600"] Aktivitas penjual daging sapi di Gosoma, Tobelo | Zet-Malut.Co[/caption]

TOBELO,MALUT,CO-Menjelang Idul Fitri 1438 H Harga daging sapi dan ayam di Kabupaten Halmahera Utara  masih stabil. Sementara harga ikan meroket.


Isnain Yoba (37), pemasok daging sapi mengatakan, sampai saat ini daging masih dipatok dengan harga yang lama yakni, Rp 110.000 per kilogram (kg). “Tentu daging sapi Kami masih pakai harga lama,” ujarnya. Kamis 22 Juni 2017, saat ditemui malut.co.


Meski begitu ia mengaku sudah mulai kesulitan mendapatkan sapi untuk dipotong, maka diprediksi besok kemungkinan harganya bakal dinaikan menjadi Rp 120.000 per kg. Alasannya, selain sulit mendapatkan  sapi, patokan dari penjual sapi  pun terbilang mahal, dibanding harga sebelumnya. Misalnya, per ekor dipatok 15 juta, dinaikan menjadi 18 bahkan 20 juta per ekor. jika demikian tentu kami juga akan menaikan harga. Jika tidak kami tidak dapat untung.


“Memang dari tahun ke tahun sudah seperti ini. Oleh penjulan sapi selalu saja bermain harga di Momen tertentu,” katanya.


Sementara untuk daging ayam, kata Julian (39), harganya pasti masih tetap stabil sampai hari raya nanti. Stok daging ayam tersedia untuk memenuhi kebutuhan pembeli. Buktinya, sampai sekarang harganya masih Rp 35.000 dan Rp 40.000 per ekor. Itu termasuk harga normal seperti pada umumnya. “Meskipun pembelinya banyak namun tidak mempengaruhi harga,” Aku Julian.


[caption id="attachment_3244" align="alignnone" width="600"] Aktivitas Penjual ikan di Pasar Moderen, Tobelo | Zet-Malut.Co[/caption]

Ikan Mahal


Sementara itu, harga ikan justru kian mencekik. Kenaikan itu terjadi karena nelayan Fonae dan Pajeko yang umunya berasal dari keluarga muslim sudah tidak melaut sehingga pasokan ikan berkurang. “Mungkin persiapan lebaran makanya banyak yang istrahat melaut,” tutur Ain, salah satu Penjual ikan di Pasar Moderen.


Mahalnya harga ikan disebabkan karena nelayan mematok harga yang cukup mahal. Misalnya ikan jenis Komo (tongkol), biasanya diambil dengan Harga Rp 500.000 per boks, kini naik menjadi Rp 1.200000. Begitupun dipatok pada ikan Jenis Malalubis, sebelumnya Rp 500 berubah menjadi Rp 1.100000. Kenaikan ini juga terjadi di sejumlah jenis ikan lainnya.


Pantauan Malut.co di Pasar Moderen. Ikan Komo ukuran kecil empat Ekor, Rp 10.000 naik menjadi Rp 20.000. Lima ekor Malalugis ukuran  kecil  Rp 10.000 naik Rp 20.000. Sedangkan ikan Jenis Ekor Kuning, empat Ekor Kecil Rp 15.000 naik menjadi 25.000. sementara ikan ukuran besar dipatok harga Rp 60.000 hingga Rp 100.000.


Ibu Rukmini (39) saat ditemui berbelanja di Pasar Moderen mengaku, sangat menguras dompet ketika membeli ikan. Namun karena kebutuhan ia terpaksa harus membeli. “Biar mahal tetap torang beli. Sebab, torang butuh,” keluhnya.


Jelang lebaran harga ikan memang sangat mahal jika dibanding dengan daging ayam. meski begitu, tak menurunkan niat untuk membeli karena keluarganya suka makan ikan. “Saya beli ayam lagi tapi paling utama ya tetap ikan,” tutupnya. (Zet/Aan)

Share:
Komentar

Terbaru