-->

Jelang Ramadhan, Pedagang Mulai Pasang Harga Tinggi

Editor: Indotema.com
[caption id="attachment_1860" align="aligncenter" width="600"] Suasana Pasar Gosa Laha Kota Tidore Kepulauan | Ramli-Malut.Co[/caption]

Tidore,Malut.Co - Menjelang Ramadhan sejumlah kebutuhan bahan pokok mulai meroket tinggi. Ini bisa ditemui di pasar Gosa Laha kelurahan Goto. Kenaikan bahan pokok sudah mulai terjadi sepekan terakhir ini.


Salah seorang penjual Risal (25), kepada Malut.Co mengungkapkan, kenaikan cukup signifikan terjadi pada harga bawang putih dan juga tomat, Biasanya bawang putih dijual dengan harga Rp 50.000 per kilogram (kg), kini naik menjadi Rp 70.000/kg, sama halnya dengan tomat yang dulunya dijual Rp 6.000/kg kini naik menjadi Rp 12.000/kg.


Kenaikan harga juga terjadi untuk cabai merah sejak sepekan terakhir. Biasanya harga cabai merah berada pada kisaran angka Rp 55.000/kg, kini harga cabai merah beranjak naik menjadi Rp 65.000/kg.


"Bawang putih dan merah itu diambil dari Manado. Naiknya harga bawang putih itu karena stok yang di Manado sudah berkurang," Katanya.


Risal memperkirakan harga sayuran akan terus naik menjelang bulan puasa, karena kebutuhan di bulan puasa biasanya lebih tinggi, dan juga hal seperti ini sudah sering terjadi setiap tahunnya. Karenanya sudah bisa ditebak.


Sementara itu, harga daging ayam di pasar Gosa Laha Goto cukup tinggi mencapai Rp 130.000/ekor untuk ayam kampung. Harga ini meningkat jauh dari harga sebelumnya yakni Rp 100.000/ekor. Sedangkan daging ayam potong yang didatangkan dari Surabaya yang biasanya Rp 40.000/ekor, kini jelang berapa hari puasa menjadi Rp 50.000/ekor.


[caption id="attachment_1859" align="aligncenter" width="600"] Pedagang Daging di Pasar Gosa Laha Kota Tidore Kepulauan | Ramli-Malut.Co[/caption]

Kumalasari, salah seorang penjual daging ayam memperkirakan harga daging akan lebih naik lagi mencapai Rp150.000/ekor menjelang ramadan karena tingginya permintaan masyarkat. 


"Dalam dua hari kedepan daging ayam potong akan dikirim dari surabaya sebanyak 50 karung" Jelas Kumala.


Lhy/Aan

Share:
Komentar

Terbaru