AKSI DUO SERIGALA TUAI HUJATAN DARI NETIZEN

Editor: Indotema.com
[caption id="attachment_1102" align="aligncenter" width="600"] Aksi pedangdut Duo Serigala.[/caption]

TERNATE, MALUT.CO - Aksi panggung Duo Serigala, Safitri Pamela dan Ovi Sovianti pada acara Jalan dan Sepeda Sehat yang digelar Telkomsel di Lapangan Salero, kini mendapat hujatan dari netizen di media sosial.


Duo pedangdut yang tenar dengan Goyang Drible itu mendapat cacian setelah foto aksinya beredar di Facebook (FB)


Beberapa netizen tampak geram, bahkan mencaci penampilan mereka diantaranya ditulis dalam satus FB Hasby Yusuf "Saya di sanana dan membaca viral medsos tentang Telkomsel melaksanakan acara musik yang berbau pornoaksi di ternate sore ini. Saya hanya bisa mengatakan ini ACARA LAKNAT!!! "Konser Biadab di Kota Beradab" Konser Mesum di negeri para Sultan. Kepolisian, Pemkot dan Telkomsel harus bertanggungjawab atas konser mesum ini" ungkapnya


30 menit kemudian akun yang diketahui milik Ketua Badan Komonikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BPKRMI) Maluku Utara ini menulis kembali status yang mengajak anggotanya menggelar aksi untuk meminta pihak Telkomsel bertanggungjawab.


"Kepada semua kawan-kawan ormas Islam, Remaja Masjid se provinsi Maluku Utara dan segenap umat Muslim Ternate diharapkan saling berkordinasi untuk aksi Ke Polda, Pemkot dan Telkomsel. Agenda aksi meminta Telkomsel Meminta Maaf terbuka kepada Umat Islam Ternate dan Maluku Utara. Aksi ke polda juga menagih janji polda atas kasus penistaan agama yang tak pernah tuntas oleh Mahasiswa IAIN Ternate pada waktu yang lalu. Saatnya Umat Islam Bersatu, saya berharap MUI bisa memimpin aksi ini" tulis Hasby. 


Sementara di akun yang lain, Budi Janglaha menulis status yang ditujukan kepada pihak penyelenggara atas maksud kegiatan yang menghadiahkan peserta pergi haji itu malah disajikan dengan umbar body. 


"Telkoms*t.  Hadiah luar biasa pergi haji. Namun disajikan dengan Umbar Body di tempat yang menjadi kebanggaan para Kolano Ternate" status Budi yang di unggah sekira 18.00 WIT. 


Tak kalah penting, izin tempat pun menjadi polemik di media sosial. Seperti yang di tulis Ismad Daud yang menyesalkan kegiatan pengumbar pornoaksi ini. 


"Pantaskah artis pengumbar aurat, perusak moral generasi konser di tempat terbuka seperti ini?? Apalagi konser di laksanakan di wilayah areal keraton kesultanan Ternate. Panitia dan oknum dri pihak kesultanan yg memberikan izin konzer harus bertanggung jawab?"


Menanggapi satatus ismad, pihak kesultanan melalui Fanyira Kadaton Kesultanan Ternate M. Rizal Effendi SE, berkomentara Bahwa "Pihak kesultanan tidak pernah mengeluarkan izin penggunan. tempat dodoku ali pada hari ini!! Tidak ada satu dokumenpun/izin yg dikeluarkan oleh pihak kesultanan tentang pelaksanaan kegiatan itu. Namun saya sepakat agar pihak kesultanan memberikan teguran keras secara terbuka kepada pihak penyelenggara kegiatan dimaksud karena kegiatan tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai adat se atorang disini" tutur Rizal seperti yang dikutip dalam komentarnya di status FB milik Ismad Daud. (Ibas)

Share:
Komentar

Terbaru