Pemkot dan PLTU Tidore Sepakati Relokasi Warga Dampak Debu

Editor: Redaksi

Menindaklanjuti pertemuan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Masyarakat Kelurahan Rum Balibunga dan pihak Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tidore, terkait keluhan masyarakat tentang gangguan akibat polusi yang dihasilkan oleh PLTU Tidore dinilai sangat membahayakan warga.

Pertemuan yang dipimpin Walikota Tidore Capt H. Ali Ibrahim bersama Wakil Walikota, Muhammad Senin dan Sekretaris Daerah, Ismail Dokumalamo, dengan Direktur SDM PT PJB Services Surabaya, Muhammad Bardan dan  Menejer PLN UP3 Ternate, Kamal, bertempat di Aula Sultan Nuku Kantor Walikota, Jumat (10/6).

Dalam pertemuan tersebut menghasilkan dua kesepakatan  diantaranya  permintaan masyarakat untuk secepatnya direlokasikan, karena dampak debu dari aktivitas PLTU dan Konversi  atau Peralihan Bahan Bakar.

Menanggapi  hal tersebut Walikota, Capt H Ali Ibrahim menyampaikan kepada instansi terkait agar segera melakukan survei serta malakukan kerja sama dengan universitas untuk melakukan kajian.

Hal senada juga disampaikan  Wakil Walikota Muhammad Senin “ untuk relokasi itu butuh biaya yang sangat besar, jadi saya minta warga harus banyak bersabar serta Pemerintah Daerah dan Pihak PLTU akan menyurat ke Pemaerintah Pusat terkait hal tersebut” kata Muhammad

Sementara Menejer PLN UP3 Ternate, Kamal mengatakan, pihak PLN sendiri siap menampung keluh kesah masyarakat  yang ada ring satu Rum Balibunga agar bisa menindaklanjuti demi kenyamanan dan kebaikan masyarakat dan kami juga memohon maaf atas tidak kenyamanan terkait hal ini

Share:
Komentar

Terbaru