Wakil Walikota Tikep Divaksin Tahap Kedua

Editor: Redaksi author photo



Setelah menghadiri Pelantikan Pengurus Forum Peduli Masyarakat Oba Tengah, Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Senin melakukan Vaksinasi Tahap kedua di Puskesmas Galala, Kecamatan Oba Utara, Rabu (7/4/2021).

Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menghimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan takut untuk divaksin, karena sesungguhnya vaksin itu tidak berbahaya namun membantu dan menambahkan kekebalan tubuh.

Orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan ini juga mengharpkan agar ASN yang ada di Kota Tidore segera mengikuti Vaksinasi karena ASN harus menjadi contoh untuk masyarakat, “Alhamdulillah, hari ini saya sudah melaksanakan vaksin tahap dua, mudah-mudahan vaksin kedua ini memberikan semangat dan spirit bagi masyarakat terutama untuk ASN agar mau divaksin.” Tutup Muhammad Sinen

Sementara, dr Dinar Indraswari mengungkapkan bahwa untuk Vaksinasi tahap kedua ini masih dikhususkan untuk TNI/Polri, pelayanan publik dan tenaga kesehatan, “sehingga sampai saat ini sudah hampir 1.000 orang yang sudah divaksinasi pada tahap kedua ini, untuk itu saya mengharapkan kepada masyarakat agar jangan takut divaksin karena vaksin ini juga mampu menahan lajunya virus yang menjalar didalam tubuh.” Kata dr Dinar.

dr Dinar juga menjelaskan bahwa vaksin yang dipakai oleh Wakil Walikota adalah Vaksin Sinovac, biasanya orang yang setelah divaksin ada yang mendapatkan efek samping seperti demam dan sebagainya namun ada juga yang hanya biasa-biasa saja, jika ada yang mengalami efek samping Tenaga Kesehatan akan melakukan observasi agar mengetahui efek atau tidak pada orang tersebut sehingga dapat memberikan obatnya.

dr Dinar juga menambahkan bahwa tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Galala sudah melakukan vaksinasi kecuali ibu hamil dan orang yang pernah kterjangkit Covid-19, “untuk vaksin tahap tiga nanti akan diperuntukan untuk masyarakat umum dengan jangka waktu yang cukup lama tergantung stock vaksin yang didapat dari Dinas Kesehatan.” Tutup Dinar.

Share:
Komentar

Terbaru