-->

Lonjakan Penumpang Terjadi di Pelabuhan Rum Tidore

Editor: Taufik
[caption id="attachment_3211" align="alignnone" width="600"] Aktifitas di pelabuhan Rum | Lhy-Malut.Co[/caption]

TIDORE,MALUT.CO-Lonjakan jumlah penumpang angkutan laut terjadi di Pelabuhan Rum - Bastion. Hingga pada Rabu, 21 Juni 2017 di H-3 lebaran mengalami peningkatan yang signifikan. Lonjakan terjadi akibat banyaknya masyarakat Tidore yang ke Ternate untuk berbelanja.


Dari hasil pantauan Malut.co Rabu, 21 Juni 2017 di pelabuhan speed boat rum Kecamatan Tidore Utara terjadi penumpukan kendaraan roda 2 yang menggunakan jasa kapal kayu sepanjang area pelabuhan sejak pagi hingga siang hari.


Kepala UPTD Dinas Perhubungan Tidore Utara M. Hafid, saat di temui di ruang kerjanya menyampaikan, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang baik pengguna jasa speed boat dan kapal kayu, pihak UPTD telah melakukan pertemuan dengan para juragan/pengemudi motor laut pada 19 Juni 2017 lalu untuk membahas terkait kesiapan operasi di H-3 dan H-2 Idul Fitri 1438 H.


"Untuk semua armada sudah diinstruksikan untuk siap siaga beroperasi," katanya.


[caption id="attachment_3212" align="alignnone" width="600"] Kepala UPTD Dinas Perhubungan Tidore Utara M. Hafid | Lhy-Malut.Co[/caption]

Penumpukan kendaraan maupun penumpang itu terjadi yakni saat pagi sekira pukul 07.00 - 12.00 wit dari Tidore menuju ke Ternate dan dari jam 15.00 wit sampai pada malam hari saat kembali dari Ternate menuju Tidore.


Armada laut yang beroperasi di pelabuhan Rum-Bastiong mulai dari pagi sampai malam. "Untuk malam speed boat masih tetap beroperasi, hanya saja dengan tarif yang berbeda. Tarif tersebut sesui dengan kesepakatan antara penyedia jasa dan pengguna jasa," jelasnya.


Sementara untuk kelengkapan berupa surat dan pelampung pada speed boat dan kapal kayu semuanya lengkap dan untuk speed boat semuanya dijamin layak untuk beroperasi.


"Petugas UPTD akan selalu melakukan pengawasan dan jika kedapatan penyedia jasa yang kelengkapannya belum terpenuhi maka untuk sementara ditahan ijin operasinya," tutup M. Hafid.


Lhy/Adr

Share:
Komentar

Terbaru