-->

Rektor Universitas Nuku: Media Online malut.co Harus menjawab Masalah Rakyat

Editor: Taufik
[caption id="attachment_476" align="aligncenter" width="600"] Penyerahan piagam launching pada redaksi malut.co yang ditandatangani oleh Rektor Universitas Nuku Husain Kasim, SH, MH, Ketua AJI Kota Ternate, Mahmud Ichi, dan Herman Ade selaku direktur malut.co. (malut.co/Irwan)[/caption]

TIDORE,MALUT.CO – Rektor Universitas Nuku Husain Kasim, SH, MH dalam sambutan pada Grand Launching media online malut.co yang diselenggarakan di seputar Pantai Tugulufa, Tidore mengatakan, kehadiran malut.co adalah bentuk dari kreasi orang muda di Maluku Utara untuk mengawal prolem-problem masyarakat lewat media tersebut.


“Secara pribadi, saya mengapresiasi kehadiran media ini karena jarang orang muda di Tidore bahkan Malut yang berhimpun dan berkomitmen membangun media yang independen,” ungkap Rektor Nuku Husain Kasim, Minggu, 09 Maret 2017.


[caption id="attachment_477" align="aligncenter" width="600"] Suasana Grand Launching Malut.co di seputar pantai Tugulufa, Tidore. (malut.co/Irwan)[/caption]

Dalam Grand Launching malut.co Go Publik mengangkat tema “Media dan Kemerdekaan Informasi”. Selain itu, kegiatan ini dirangkaikan dengan acara talk sow yang menghadirkan pembicara di antaranya, Murid Tonirio (Akademisi) selaku wartawan senior, Mahmud Ichi (Ketua Aliansi Jurnalis Independen Kota Ternate), dan Basri Salama, selaku Senator DPD RI.


Husain Kasim menambahkan, dengan kehadiran media ini, ia berharap dapat menggerakan semangat literasi lewat media ini, seperti memberikan nilai edukasi dan infomasi yang disajikan di publik.


 


Pemerintah Jangan Elergi Terhadap Media


Menurut Rektor Universitas Nuku Husain Kasim, selama ini, khusunya di Tidore Kepulauan, sebagian jajaran pemerintah masih elergi terhadap media. Olehnya itu, ia berharap, pemerintah, khusunya di Tidore jangan lagi elergi terhadap media sebab, media adalah mitra pemerintah yang mampu menyampaikan masalah kerakyatan yang menjadi tanggungjawab pemerintah.


“Pemerintah jangan sekali-kali elergi dengan media. Media menjadi pendamping untuk program-program pemerintah terkait dengan masalah kita, masalah-masalah soal kepulauan. Tanpa media, kebijakan pemerintah tak akan kita nikmati sepenuhnya. (ays)


 

Share:
Komentar

Terbaru